Q1 Eksposur Posisi Institusi Wall Street: Posisi ETF Bitcoin Jane Street Anjlok 71%, JP Morgan Tambah hingga 174%
Eksposur institusi Wall Street terhadap aset kripto terungkap melalui laporan 13F Q1 2026 yang diumumkan pada 15 Mei. Di tengah pasar kripto yang terkoreksi—dengan Bitcoin turun ~23.8%—strategi institusi menunjukkan perbedaan mencolok.
Jane Street secara drastis memotong eksposur Bitcoin ETF, mengurangi posisi IBIT sebesar 71% dan FBTC sebesar 60%, sambil meningkatkan alokasi ke Ethereum ETF seperti ETHA dan FETH. Sebaliknya, JPMorgan Chase meningkatkan posisi Bitcoin ETF secara signifikan, dengan IBIT naik 174%, BITB naik 900%, dan BITO melonjak 3000+%. Mereka juga membuka posisi di ETF Solana (BSOL) namun menutup sepenuhnya posisi XRP ETF.
Wells Fargo meningkatkan eksposur Ethereum ETF (ETHA naik 63.5%, ETHW naik 37%) meski pasar lesu, sambil mempertahankan Bitcoin ETF sebagai bagian terbesar portofolio kriptonya. BlackRock, meski portofolio on-chain-nya menyusut ~$204 miliar akibat harga, tetap menambah kepemilikan Bitcoin dan meningkatkan kepemilikan saham terkait kripto seperti MSTR dan BMNR.
ARK Invest fokus pada sektor stablecoin dengan menambah besar kepemilikan saham Circle (CRCL). Sementara itu, terdapat perbedaan pandangan tajam mengenai Galaxy Digital; Wells Fargo hampir menghapus posisinya (-97%), sedangkan Jane Street justru membangun posisi besar dari hampir nol.
Tiga sinyal utama teridentifikasi: 1) Minat institusi pada Ethereum meningkat sebagai investasi infrastruktur jangka panjang. 2) Perbedaan sikap terhadap Bitcoin lebih mencerminkan perbedaan strategi (trading vs. alokasi jangka panjang) daripada pandangan fundamental. 3) Saham terkait kripto seperti COIN, MSTR, dan CRCL semakin menjadi pilihan alokasi utama bagi institusi.
marsbit2 hari yang lalu 11:14