Telegram Secara Langsung Mengambil Kendali TON, Alur Cerita Blockchain Publik Ditulis Ulang oleh Arus Sosial
Pada 4 Mei, pendiri Telegram Pavel Durov mengumumkan bahwa biaya transaksi di jaringan TON telah turun drastis, mendekati nol. Lebih penting lagi, Telegram kini akan mengambil alih peran utama dari TON Foundation, menjadi penggerak inti dan validator terbesar di jaringan TON. Fokus ke depan adalah peningkatan teknis seperti alat baru untuk pengembang dan peningkatan kinerja dalam 2-3 minggu mendatang.
Perubahan ini menandai pergeseran signifikan. Sebelumnya, Telegram lebih berperan sebagai pintu masuk, sementara komunitas mengembangkan ekosistem. Kini, Telegram terlibat langsung di lapisan infrastruktur. Tantangan utama TON bukan lagi sekadar mengakses pengguna Telegram yang banyak, tetapi mengubah akses tersebut menjadi skenario penggunaan berkelanjutan di dalam aplikasi, seperti pembayaran kecil, hadiah, dan monetisasi kreator.
Penurunan biaya dan percepatan konfirmasi transaksi (menjadi 0,6 detik) sangat penting untuk mendukung transaksi kecil dan frekuensi tinggi yang khas di Telegram. Tujuannya adalah membuat interaksi blockchain menjadi hampir tak terasa oleh pengguna.
Durov juga menyoroti imbalan staking TON yang tinggi (18.8% per tahun), tertinggi di antara 50 kripto teratas, yang bertujuan mempertahankan likuiditas dalam ekosistem. Namun, langkah Telegram menjadi validator terbesar juga memunculkan pertanyaan tentang sentralisasi, yang menurut Durov justru akan menarik lebih banyak validator besar dan meningkatkan desentralisasi.
Kesimpulannya, TON kini memasuki fase yang lebih menantang: tidak hanya memanfaatkan aliran pengguna Telegram, tetapi menjadi infrastruktur yang mulus tertanam dalam pengalaman penggunaan sehari-hari di Telegram. Kesuksesannya akan diukur oleh kemampuannya mengubah potensi aliran sosial menjadi aktivitas on-chain yang berkelanjutan, di mana blockchain beroperasi di balik layar tanpa disadari pengguna.
Odaily星球日报05/11 01:24