Komunitas Mati, Hidup Komunitas!
Penulis, James Richard Fry, memulai dengan mengungkapkan nostalgia akan komunitas crypto awal yang dipenuhi semangat, kepercayaan, dan tujuan bersama yang mendalam. Komunitas di Clubhouse dan Discord dulu adalah tempat orang berbagi ide, membangun proyek, dan membentuk ikatan nyata.
Namun, menurutnya, esensi komunitas ini telah mati. Istilah "komunitas" sekarang sering disalahgunakan dan direduksi menjadi sekumpulan orang yang hanya berfokus pada ekstraksi keuntungan finansial, terutama mengejar poin dan airdrop. Atmosfer otentik telah digantikan oleh spam AI, aktivitas yang penuh perhitungan, dan ketidaksetiaan. Begitu TGE (Token Generation Event) terjadi, banyak yang langsung menjual asetnya dan meninggalkan proyek, atau bahkan berbalik menyerang.
Penulis menyoroti pergeseran ini sebagai "racun" yang membunuh potensi sejati ruang crypto. Dia mengakui masih ada minoritas yang setia—termasuk beberapa di komunitas Across Protocol-nya—tetapi mayoritas kini didominasi oleh spekulan dan pengeluh.
Sebagai tindakan konkret terhadap degradasi ini, Across Protocol mengumumkan akan mengubah server Discord mereka menjadi mode baca-saja, sebagai langkah pertama menuju penutupan penuh. Keputusan ini adalah pernyataan untuk meninggalkan model "komunitas" yang telah rusak dan kembali fokus membangun bersama para pendukung sejati.
Judul "Komunitas telah mati. Hidup komunitas." merangkul paradoks: mengakui kematian bentuk komunitas yang sekarang, sambil tetap menghormati cita-cita dan semangat komunitas asli yang harus dihidupkan kembali.
链捕手2 hari yang lalu 12:00